Friday, January 13, 2012

Masih perlu Dipikirkan!

Masih perlu Dipikirkan!
Beberapa waktu lalu aku sedang membaca sebuah artikel seorang ahli di bidang manajemen waktu. Suatu hari si ahli ini berbicara di depan sekumpulan mahasiswa bisnis dan untuk mengungkapkan suatu poin, ia menggunakan sebuah ilustrasi yang tak akan pernah dilupakan mahasiswa itu. Setelah aku membagikannya pada kamu, kamu juga tak akan melupakannya.

Saat orang ini berdiri di depan sekumpulan para mahasiswa pintar dan berprestasi ia berkata, “Oke, saatnya kuis.” Ia kemudian membawa sebuah galon air, sebuah guci besar dan menatanya di sebuah meja di depannya. Ia melanjutkannya dengan membawa satu lusin batu berukuran kepalan tangan dan dengan hati-hati memasukkannya satu per satu ke dalam guci tersebut.
Saat guci tersebut terisi sampai ke atas dan tidak ada lagi batu yang muat di dalam, ia bertanya, “Apakah guci ini sudah penuh?” Setiap orang di kelas berkata, “Ya.” Kemudian ia berkata, “Benarkah?” Ia menunduk dan mengambil satu ember kerikil. Kemudian ia menumpahkan beberapa kerikil ke guci dan mengguncang-guncangkannya, menyebabkan kerikil tersebut berhasil menempati ruang-ruang di antara batu-batu. Ia tersenyum dan bertanya sekali lagi, “Apakah guci ini sudah penuh?”
"
“Mungkin belum,” salah satu mahasiswa menjawab. “Bagus!” ia menyahut. Dan kemudian ia menunduk lagi dan mengambil satu ember pasir. Ia mulai menumpahkan pasir dan pasir itu mengisi ruang kosong di antara batu dan kerikil. Sekali lagi ia bertanya, “Apakah guci ini sudah penuh?” “Belum!” Kelas itu serentak menjawab. Sekali lagi ia berkata,”
“Bagus!” Kemudian ia mengambil satu kendi berisi air dan mulai menuangkannya ke dalam guci sampai meluap. Ia melihat para mahasiswa dan bertanya, “Apa poin dari ilustrasi ini?
Seorang mahasiswa dengan semangat mengacungkan jari dan berkata, “Poinnya adalah, tidak peduli seberapa penuh jadwalmu, jika kamu berusaha dengan keras, kamu akan selalu bisa memasukkan beberapa kegiatan lain ke dalamnya!” “Bukan,” pembicara itu menjawab, “Bukan itu poinnya. Yang sebenarnya diajarkan ilustrasi ini adalah: Jika kamu tidak memasukkan batu besar pertama kali, kamu tidak akan pernah bisa memasukkan semuanya.”

Apa batu besar dalam hidupmu? Sebuah proyek yang ingin kamu selesaikan? Waktu untuk bersama orang yang kamu cintai? Sebuah tugas berat? Sebuah pekerjaan yang sulit? Ingatlah untuk memasukkan batu-batu besar ini pertama kali, atau kamu tidak akan pernah bisa memasukkan semuanya.
"

Dapatkah Sobat Memahaminya?



Komentar Agan..!!

Silahkan Sobat Berkomentar atau Saran dan Kritik Silahkan sampaikan disini, Harap no spam, and no link. komentar akan dimoderasi dulu sebelum di tampilkan. semua komentar akan aproved, kecuali komentar yg masuk SPAM dan Komentar Kasar dan SARA. dan Terimakasih atas Kunjungan Sobat..

89 Responses:

Arief Rachmadi Blogger Pemula said... Reply

wah ahaha ajib mana nih? Kok putus sambungannya?

CATATANKU-YD said... Reply

hm.. bingung mau komentar apa, yang jelasnya artielnya keren gan...

Stupid monkey said... Reply

ok sob, akan saya ingat ;)

Dede Rosadi said... Reply

Lagi-lagi bukan aku yang pertama...
sebuah pelajaran baru kudapat malam ini...
terima kasih kawan!!!

ArhyErna_Blog said... Reply

makna dari cerita diatas apa sob...???

Mharjipes dot Com said... Reply

@Arief Rachmadi Blogger Pemula: Stylenya emang gitu sob


@CATATANKU-YD: sesuai dengan Judulnya msih perlu dipikirkan

@Dede Rosadi: lain kali ajha bisa sobat, emang sobat bisa memahami yagh apa yg saya tulis?

Mharjipes dot Com said... Reply

@ArhyErna_Blog: Sesuai judulnya Masih perlu dipikirkan, butuh pemahaman tingkat tinggi

katils said... Reply

jangan kbyakan mikir hehe mantapkan sj

ADVENTURE said... Reply

Terimakasih Gan..Artikelnya Inspiratif abizzz..!!

Si Galau said... Reply

wah keren sob..

sperti kata seorang pujangga masukkan batu besar terlbih dahulu lalu selipkan dg kerikil, agar yg kita peroleh bisa maksimal

MHARJIPES.COM said... Reply

Asalkan bs di pahami i2 yang terpenting.

MHARJIPES.COM said... Reply

Thanks Mas Broth karena udah Baca

MHARJIPES.COM said... Reply

Betul, krn sudah memahaminya.

Abi Says Drunk said... Reply

ane juga gak ngerti maknanya gan, masih perlu dipikirkan nih wkwkwk

ABC-XP said... Reply

Sob blognya makin keren aja :D (bingung mau komentar apa)

salam 7FB

MHARJIPES.COM said... Reply

@Abi Says Drunk: betul, masih perlu dipikirkan!


@ABC-XP:
hahaha, Sobat gak baca sih

Rama88 said... Reply

masih belom faham betul dgn isinya, but nice dah buat post nya,, ^^

dokunimus said... Reply

salah satu batu besar saya dari sekian banyak batu besar yang akan dilaksanakan adalah batu akademis ( sukses di akademis )

Rhidiat said... Reply

saya bingung nih... ma maknanya donk...

cardiacku said... Reply

Jadi bila kita akan bersikap harus dimulai dari awal tanpa ada keraguan karena keraguan akan menghambat lainnya sobat

MHARJIPES.COM said... Reply

@Rama88: :)

@dokunimus: Perspektif sobat juga boleh,thanks yaa

@Rhidiat: pahami betul2

MHARJIPES.COM said... Reply

@cardiacku: opini sobat juga bisa,

system of blog said... Reply

itulah kehidupan kita harus bisa mengatur jadwal ataupun pekerjaan dengan seksama

Dede Rosadi said... Reply

Tentu saja...
kuncinya adalah berfikir, mengejar hal yang kecil akan membuatmu hidupmu hancur... kira-kira seperti itulah gan

abufarras said... Reply

Kunjungan silaturahmi saudaraku di sini

Tonnys said... Reply

Benar skali sobat, batu besar itu adalah langkah pertama kita saat memulai sesuatu, bagaimana pekerjaan itu terlaksana kalau kita tidak pernah memulainya? langkah pertama memang sangatlah berat sob, selanjutnya akan terasa lebih mudah karena kita sudah memulainya. Sangat memotivasi sobat, makasih sharing nya :)

rizki_ris said... Reply

hmmmm maksudnya ini gimana sobat?
terima kasih sudah mampir ke blogku

Lord Chilight said... Reply

Wah keren nih sob kata katanya itu loh wkwkwkw
Nice post :)

Awelqq said... Reply

saya gak paham sob.. :D

Awelqq said... Reply

saya kurang paham sob.. wkakaka..

IT-Soft Center said... Reply

wah saya kurang paham sob .... :)

Rohis Facebook said... Reply

Bahasax ketinggian kali.., jd penafsiranx bisa beda2 nih.., tp mungki saja maksudx..,

Jangan Lewatkan kesempatan2 yg datang.., cz terkadang kesempatan i2 tdk datang dua kali, jadi maksimalkan kesempatan yg datang tersebut.. *smile

atau bisa juga,

Lakukanlah suatu hal yg kamu anggap berat., daripada tdk melakukanx sama sekali, jgn kalah sebelum berperang...!

heheh.., ngaco ya *smile

mrofiuddin said... Reply

waah...pelajaran yang bagus banget kawan....I Like This....salam dari mrofiuddinDotBlogspotDotCom

Mania-Xp said... Reply

bener banget sob, seperti yg ter tulis kalau tidak peduli seberapa penuh jadwalmu, jika kamu berusaha dengan keras, kamu akan selalu bisa memasukkan beberapa kegiatan lain ke dalamnya

Wisata Murah said... Reply

ya ya ya sangat inspiratif dan logika banget. dosen anda memang layak dapat bintang,hehehe. thanks ini sangat indah dan berguna..
happy blogging

Mharjipes dot Com said... Reply

@Tonnys: Makasih sudah menambahkan,

Mharjipes dot Com said... Reply

@Rohis Facebook: ketinggian gimana?
tp sobat ngertikan apa yg saya maksud?

Mharjipes dot Com said... Reply

@Mania-Xp: betul sekali sobat Jempol besar buat ente

KAPAK Comunity said... Reply

kunjungan pertma dan mungkin juga komentar pertma...

Mharjipes dot Com said... Reply

@Wisata Murah: Sobat ngak baca nigh, tapi ngk paplah asalkn sobat udah berpartisipasi

srrriii said... Reply

lakuin dulu hal/pekerjaan yang besar..
yang kecil bisa belakangan..
tapi kalo kita kerjain dulu hal-hal kecil/nggak terlalu penting..
ya sesuatu yang besar mungkin nggak sempet kita lakuin.
:D

Black Angel Syndicate said... Reply

yaah gagal pertamax deh :D
gpp lah sob :)

Mharjipes dot Com said... Reply

@srrriii:
saya suka masukan Anda



@Black Angel Syndicat: wahhh, udah lewat Pertamaxnya

Kombor said... Reply

Ya. Isilah hidup dengan hal-hal paling utama dulu, hal-hal besar dulu. Hal kecil dan remeh-temeh belakangan saja.

Atau, utamakan hal-hal penting dulu, yang tidak penting belakangan saja. Ingat prinsip manajemen waktu:

- Penting - Mendesak
- Penting - Tidak mendesak
- Tidak penting - Mendesak
- Tidak penting - Tidak mendesak

Penting mendesak selalu harus didahulukan. Tidak penting tapi mendesak sebaiknya juga dikerjakan segera setelah penting dan mendesak.

MHARJIPES.COM said... Reply

@Kombor: wah kayknya yg koment kli ini ahli manjemen waktu.. siip nice

KangFarhan said... Reply

yupsss... batu besar itu insya allah adalah niat dan impian besar yang membakar dalam hati... tanpa dasar niat yang besar mustahil usaha2 kecil bisa terselesaikan... apalagi yang besar yahhhh... :)

MHARJIPES.COM said... Reply

@KangFarhan: Betul juga mas Jempol buat ente

Putrie Jrs said... Reply

Pertama kali menginjak kaki disini.
Woo. Salam kenal aja dulu deh

Kunjungan balik :D

BLOGCUNAYZ said... Reply

waduh saya belum paham wkwkwk

Muro'i El-Barezy said... Reply

Luar biasa sob, sangat inspiratif...dalam hidup memang harus ada skala prioritas, dan kita bisa mendahulukan cita-cita besar kita sebelum yang lainnya. salam kenal dan izin follow ya...

aaayik said... Reply

:)alhamdulillah dapat motivasi dari sini.

Awelqq said... Reply

datang lagi sob, nunggin ente bagi2 uang.. :D

Lord Chilight said... Reply

Mampir lagi sob heheh :))

Mharjipes dot Com said... Reply

@Putrie Jrs: OK


@BLOGCUNAYZ: :)


@Muro'i El-Barezy: silahkan sobat

Mharjipes dot Com said... Reply

@Awelqq:ada-ada ajha ente

@aaayik: siip

Awelqq said... Reply

Hahay, kalo aja disini adminnya mau kasih uang.. :D

Mharjipes dot Com said... Reply

@Awelqq: nanti ajha yagh klo aku dah jadi konglomerat.
hahah

Diskusi Blogger Pemula said... Reply

jalan2

Mharjipes dot Com said... Reply

@Diskusi Blogger Pemula: Siip

HEЯRY said... Reply

terlalu berat niih mikirnya :D

jiah al jafara said... Reply

oalah~
pondasi? :-D
salam kenal ^^

Mimpi Siang Bolong said... Reply

SEring mendengar dan membaca, ilustrasi ini. Tapi walaupun demikian, hal ini tetap memotivasi untuk menata rencana ke depan.

Salam Takzim.

anisayu said... Reply

kalo aku nulis suatu kata-kata yg kutuang ga pernah merasa penuh, dan ga kupikirkan apa yg kutuliskan jelek atau bagus yang penting penat dan kesal ga kelihatan seperti batu yg masuk dlm guci tak nampak sama sekali heehe

cek info via warnet said... Reply

iy nih gan, itu kemarin pdate 3 post skrg mau update lagi ;)
salam kenal~

Kaito Kidd said... Reply

ahahahaha step by step yah. . .kereeeen

salam kenal. . .
di tunggu foll back nya ya :p

Prozonas said... Reply

bisakah dijelaskan dengan bahasa yang mudah dimengerti, soalny saya masih bingung. hehe... :)

WAYAN GERDIAN said... Reply

ternyata ada makna yg tersirat di balik cerita agan..hhhe
mksi ya
:)

jobkolom said... Reply

keren.. ilustrasi yang keren.

MHARJIPES.COM said... Reply

@anisayu: Mantabb Mbak

@Prozonas: inikah udah pake bahasa Normal hehe

MHARJIPES.COM said... Reply

@WAYAN GERDIAN: sobat tau ngk maknanya Apa?


@jobkolom: makasih

Black Angel Syndicate said... Reply

yah gagal pertamax deh :(
gpp yang penting harus dipikirkan lagi... hehe :D
absen malam ya sobat :D

Blogger Blegedes said... Reply

wah telat ma infonya nich... maklum kang baru sembuh nich... maaf baru bisa kembali berkunjung... :D

Outbound Malang said... Reply

batu besar itu tujuan utama kita gan, sleanjutnya kita isi dengan langkah yang nyata yg diibaratkan dengan kerikil, pasir, air, dsb..
memotivasi sekali sobat.. thanks..
ditunggu kunjungan baliknya sob. thanks, salam persahabatan, happy blogging ;)

Black Angel Syndicate said... Reply

absen disore hari sob menunggu postingan terbaru dari sobat :D

Blogger Blegedes said... Reply

berkunjung lagi di sore hari... di tunggu nich postingan terbarunya.. :D

Mharjipes dot Com said... Reply

@mimi: belum kok masih newbie, solnya msih bnyak sobat laen Blognya lebih keren

@Blogger Blegedes: oo gak papa, habis sakit yagh, :)


@Outbound Malang:
siip,Thanks yaa atas tambahannya. OK

@Black Angel Syndicate: Coming soon

Nurmayanti Zain said... Reply

MasyaAllah...
batu besar dalam hidupku yah.. hmm.. hm..

Mbah Qopet said... Reply

seperti judul diatas , jawaban ane masih perlu dipikirkan :o

Dinnar said... Reply

Betul sekali. Bisa ditarik kesamping, ini adalah PRIORITAS dalam hidup kita.

JASMAN UNIMPORTANT said... Reply

Sepertinya tidak perlu dipikirkan lagi tp perlu di lakukan :)

Asis Sugianto said... Reply

saya juga sepertinya masih perlu memikirkan lagi sobat....

nice artikel sobat...

Kampung Karya said... Reply

walau pun masih perlu dipikirkan lagi, tapi seperti ada batu, pasir, kerikil, dan air terisi dalam hatiku setelah membaca pengalaman ini.. makasih sobat.

berkawan dengan saya ya, jangan lupa komen dan follow blog saya http://kampungkaryakita.blogspot.com/. Saya sudah memfollow blog ini.. Sukses :)

jobkolom said... Reply

berkunjung lagi sob sambil nunggu postingan terbaru dari mharjipes :)

ichwan hausgame said... Reply

kunjungan sob maaf baru bisa mampir,,baru2 ni banyak kegiatan di darat...selamat siang

Mharjipes dot Com said... Reply

@Kampung Karya: OK sobat

Mharjipes dot Com said... Reply

@ichwan hausgame: gak papa Sob, tp makasih yagh udah main kesini!

randy oktaran said... Reply

menarik nih cerita tpi koq gak ada sambungannya?ngegantung sob

Kholil Al Qusyairi said... Reply

mantaaap gan.......
artikel bermanfaat gan

PIEBIE said... Reply

Gan ni reward buat kmu.
https://sites.google.com/site/piebietec/ak/MyBannerMaker_Banner.gif